Sabung Ayam Terang-terangan di Sedati, Integritas Kapolsek Dipertanyakan, Kapolres Sidoarjo Ikut Disorot


 Radar kasusnews.com Sidoarjo

Aktivitas dugaan perjudian sabung ayam di wilayah Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, kian menjadi sorotan tajam publik. Praktik yang diduga melanggar hukum tersebut bukan lagi berlangsung sembunyi-sembunyi, melainkan terkesan berjalan terang-terangan tanpa hambatan berarti—sebuah kondisi yang memantik pertanyaan serius terhadap integritas dan komitmen penegakan hukum di tingkat Polsek hingga Polres.

Temuan tim redaksi Radar Kasus News.com di lokasi pada 9 April 2026 memperlihatkan adanya aktivitas yang diduga kuat sebagai arena sabung ayam. Lebih mencengangkan, kegiatan tersebut disebut-sebut dikemas layaknya sebuah perlombaan terbuka dengan hadiah utama satu unit sepeda motor Honda Beat, memperlihatkan skala kegiatan yang tidak kecil dan sulit dianggap sebagai praktik yang luput dari pengawasan.

Fakta lapangan ini selaras dengan derasnya keluhan masyarakat yang mengaku resah atas maraknya aktivitas tersebut. Namun di tengah keresahan itu, muncul persepsi kuat di masyarakat bahwa praktik ini seolah berjalan tanpa sentuhan penindakan, memunculkan dugaan adanya pembiaran yang berlarut-larut.

Seorang warga berinisial F mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi tersebut, terutama karena wilayah Sedati dikenal sebagai daerah religius. Ia mempertanyakan mengapa aktivitas yang dinilai meresahkan itu dapat terus berlangsung tanpa tindakan tegas.

Situasi ini menempatkan Kapolsek Sedati dalam sorotan tajam publik. Kinerja pengawasan dan langkah penindakan dipertanyakan, seiring dengan terus berlangsungnya aktivitas yang diduga melanggar hukum secara terbuka. Tidak hanya itu, perhatian juga mengarah kepada Kapolres Sidoarjo sebagai penanggung jawab di tingkat wilayah, yang dinilai memiliki kewenangan untuk memastikan penegakan hukum berjalan efektif hingga ke tingkat bawah.

Jika kondisi ini terus berlanjut tanpa tindakan nyata, bukan hanya citra institusi yang dipertaruhkan, namun juga kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum secara keseluruhan.

Hingga berita ini dipublikasikan, tim redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Kapolsek Sedati, Kapolres Sidoarjo, Kasat Reskrim Polres Sidoarjo, serta pihak terkait lainnya di lingkungan Polda Jawa Timur hingga Bareskrim Mabes Polri. Publik kini menunggu jawaban tegas sekaligus pembuktian nyata bahwa hukum tidak tumpul ke bawah dan tidak diam di hadapan dugaan pelanggaran yang terjadi secara kasat mata.

Penulis Erlangga

Lebih baru Lebih lama